Wednesday, 20 April 2011

aku, neta s.pane,buku-malaysia dan indonesia

Cintaku pada mu adinda adalah laut yang pernah bertahun memisah dan menemukan kita,
adalah kita kawanan kera ditaman Kiskenda
-Sapardi Djako Damono-(Antologi Sihir Hujan)

Neta S. Pane, memang barangkkali bukan merupakan sebuah nama yang besar dalam dunia kewartawan kita dibumi serba boleh malaysia, tapi ini cukup "besar" di negara bangsa serumpun, kerana dalam usia 18 tahun beliau telah pun "terdaftar" dalam nama senarai wartawan dan mempunyai "kartu pers", pers dalan bahasa Indonesia, dalam bahasa melayu kalau tak silap media atau press.

pertemuan aku dengan beliau berlaku dimedan,aku diperkenalkan Redaktur Sastra dan Budaya, At Asmadi,pelajar malaysia buat jobtraining diharian waspada.sewaktu menghadiri Forum Puisi di Jakarta, aku sempat menalipon beliau yang pada waktu itu, bekerja dengan akhbar Merdeka, Jakarta.

Kami keluar makan malam dan having dinner disebuah restauran jepun, pertama kali dalam sejarah hidup aku "makan"makanan Jepun di Jakarta. Sewaktu ngomong dengan beliau, beliau bertanya,apakah aku berminat, untuk membuat wawancara ekslusif dengan pengarang novel keluarga Gerila, Prem(Pramoedya Ananta Toer(yang juga sudah dihantar ke alam berzakh) yang pada waktu itu berada dalam tahanan rumah(kalau tidak silap) Beliau bersedia menemani aku dan membawa aku ketempat dimana sastrawan agung yang dilabelkan sebagai sasterawan aliran kiri

sejauh mana kiri dan kanan beliau aku kurang tahu persis, yang jelas, buku keluarga gerila, pada awal tahun 80an dijadikan teks, Bahasa Malaysia,bagi pelajar yang menduduki peperiksaan STPM, mereka "wajib" membaca novel itu. Yang anehnya, ini barangkali tidak diketahui Menteri Pendidikan Malaysia pada waktu iitu, bahawa Novel itu diharamkan Kerajaan Indonesia, sebaliknya kementerian pendidikan menjadikan novel itu sebagai teks sekolah pelajar tingkatan enam

aku diberitahu info itu, oleh redaktur sastra dan budaya harian waspada. aku tiba-tiba mengalami perasaan aneh, dan kehairanan

kenapakah novel yang diharamkan kerajaan Indonesia di jadiikan teks sekolah. Dimana wujud, Indonesia sebagai abang kandung dan malaysia adek kandung-jika masalah- besar itu dipandang remeh ? sejauh mana benar dakwaan itu, aku kurang tahu persis

yang jelas As Atmadi, mengatakan novel itu tidak berada dalam pasaran buku Indonesia dan beliau secara jujur, mengakui belum pernah "membaca novel itu".

Beliau berharap bila pulang kemalaysia, ole-ole untuknya kalau boleh, buku keluarga gerila. aku menjelaskan novel itu bebas di jual dimana-mana kedai buku dimalaysia

sepanjang kuliah disana, banyak toko buku dikota medan, telah aku bertandang,dan mencari buku-buku sastera, filsafat dalam bahasa Inggeris. pernah suatu ketika di toko buku deli, ditengah kota ramah medan, aku bertemu dan sempat berbicara dengan "manusia sastera" bernama Othman Puteh(kini juga telah dihantar kealam berzakh

beliau berkata kerap datang ke kota ramah medan, untuk mencari dan membeli buku-buku sastra di medan. alasannya harga jauh relatif murah berbanding dengan harga di pustakan aman,chow kit road, di aKuala Lumpur

anehnya sepanjang pengamatan aku,tidak banyak, boleh dikatakan tidak ada "buku dari malaysia" dijual ditoko toko buku dikota medan

yang pernah aku temui, buku Malay Dilema yang ditulis Tun Mahathir Mohamed. Manaka buku-buku dewa dewa sastera kita sama sekali "tidak ada"

setelah bertanya kesana sini, saya dapati pemerintah Indonesia, menggetatkan prosedure kemasukan buku-buku malaysia ke bumi Indonesia, pelbagai syarat dan peraturan-peraturan aneh yang dikenakan keatas pengedar buku yang ingin memasarkan buku-buku dari malaysia masuk ke negara Indonesia

apakah keadaan seumpama itu berlaku, kerana kerajaan kita  menghalalkan novel keluarga Gerilya manakala kerajaan Indonesia "membuahkhuldikaan buku" juga masih menjadi pertanyaan misteri

kini, aku tidak tahu persis, samada buku keluarga gerilya "sudah tidak lagi menjadi buah khuldi terlarang" gara-gara, penulis telah pun "memasuki alam barzakh"

Kehebatan Ananda Toer,menerusi karya sasteranya, beliau seolah-olah "berada dilokasi dan suasana tempat kejadian "watak dihidupkan", membaca buku Bumi Manusia, seolah-olah kita berada dikurun ke 18, beliau berjaya menghidupkan "warna suasana tempat kejadian"-seumpamnya- beliau turut berada ditempat itu, sedang pemergian ke kurun 18, adalah "proses kreativiti", diri penulis,imajinasi liar, penulis berjaya mengheret pemikiran penikmat dan pencandu sastera, "kita kini berada dialam dunia lain, kurun ke18"

percaya atau tidak ? Cuba anda beli buku Bumi Manusia, disitu anda, meskipun bukan penikmat dan pencandu sastera, setelah membaca novel itu,diri anda akan berkata, "Pramoedya Anantoer", meskipun di"kirikan" pemerintah Indonesia " adalah sasterawan agung di abad ini

 Gerilya banyak diterjemahkan "kedalam bahasa asing" dan  hasil karya sastera sasterawan kita bagaimana ?sebelum titik, aku masih ingat, Prem menulis "tentang dara",":tentang nilai""tentang harga diri seorang perawan " dalam konteks sub-kultur, budaya tempatan

bagi masyarakat hindustan,menurut teman yang sempat kuiliah di Pakistan, pada malam pertama, penggantin "bersatu",tempat tidur malam pertama, cadar mesti berwarna puteh, "selain memenempiaskan sexs malam pertama", tetesan dara,pecah selaput dara: suatu tempat pembuktian "penggantin" itu masih, "suci dan sakral",

Prem secara secara bersahaja menulis "antara perawan dan tidak perawan hanya ada saat beberapa detik saja"
benarkah  begitu ?sekian. jabatku.

1 comment:

PAK DONI DI MALAYSIA said...

saya mengucapkan banyak terimakasih kepada MBAH KABOIRENG yang telah menolong saya dalam kesulitan,ini tidak pernah terfikirkan dari benak saya kalau nomor yang saya pasang bisa tembus dan ALHAMDULILLAH kini saya sekeluarga sudah bisa melunasi semua hutang2 kami,sebenarnya saya bukan penggemar togel tapi apa boleh buat kondisi yang tidak memunkinkan dan akhirnya saya minta tolong sama MBAH KABOIRENG dan dengan senang hati MBAH KABOIRENG mau membantu saya..,ALHAMDULIL LAH nomor yang dikasi MBAH KABOIRENG semuanya bener2 terbukti tembus dan baru kali ini saya menemukan dukun yang jujur,jangan anda takut untuk menhubungiya jika anda ingin mendapatkan nomor yang betul2 tembus seperti saya,silahkan hubungi MBAH KABOIRENG DI 082=322=212=111 ingat kesempat tidak akan datang untuk yang kedua kalinga dan perlu anda ketahui kalau banyak dukun yang tercantum dalam internet,itu jangan dipercaya kalau bukan nama MBAH KABOIRENG KLIK TOGEL 2D 3D 4D 6D DISINI











saya mengucapkan banyak terimakasih kepada MBAH KABOIRENG yang telah menolong saya dalam kesulitan,ini tidak pernah terfikirkan dari benak saya kalau nomor yang saya pasang bisa tembus dan ALHAMDULILLAH kini saya sekeluarga sudah bisa melunasi semua hutang2 kami,sebenarnya saya bukan penggemar togel tapi apa boleh buat kondisi yang tidak memunkinkan dan akhirnya saya minta tolong sama MBAH KABOIRENG dan dengan senang hati MBAH KABOIRENG mau membantu saya..,ALHAMDULIL LAH nomor yang dikasi MBAH KABOIRENG semuanya bener2 terbukti tembus dan baru kali ini saya menemukan dukun yang jujur,jangan anda takut untuk menhubungiya jika anda ingin mendapatkan nomor yang betul2 tembus seperti saya,silahkan hubungi MBAH KABOIRENG DI 082=322=212=111 ingat kesempat tidak akan datang untuk yang kedua kalinga dan perlu anda ketahui kalau banyak dukun yang tercantum dalam internet,itu jangan dipercaya kalau bukan nama MBAH KABOIRENG KLIK TOGEL 2D 3D 4D 6D DISINI

Post a Comment